Butuh Bantuan?
Edukasi & Tips

Cara Mudah Mengatasi Kompor Gas Ariston yang Mengeluarkan Api Merah

Ditulis oleh: Teknisi Ariston Pro • Diperbarui: 25 Juli 2026
Api merah pada kompor gas tanam Ariston

Kompor gas Ariston, baik tipe kompor tanam (*built-in hob*) maupun tipe berdiri (*freestanding cooker*), dirancang untuk menghasilkan nyala api biru yang bersih, efisien, dan bersuhu tinggi. Namun, setelah pemakaian jangka panjang, terkadang nyala api berubah menjadi merah atau oranye.

Api merah bukan hanya membuat proses memasak menjadi lebih lambat karena suhunya yang lebih rendah, tetapi juga meninggalkan **noda jelaga hitam yang sulit dibersihkan pada bagian bawah panci**. Mengapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya secara aman? Berikut adalah panduan praktis dari kami.


1. Penumpukan Lemak dan Sisa Makanan pada Burner Cup

Penyebab paling umum dari api merah adalah tersumbatnya lubang-lubang kecil pada tungku kuningan (*burner cup*) akibat tumpahan minyak goreng, kuah makanan, atau debu dapur. Sumbatan ini menghambat aliran keluar gas, sehingga gas tidak dapat bercampur secara sempurna dengan udara luar.

Cara Mengatasi:

  • Tunggu hingga kompor dalam keadaan benar-benar dingin.
  • Lepaskan tungku kuningan (*burner*) dan mangkok tungku (*burner cap*).
  • Rendam kuningan di dalam air hangat yang dicampur sabun cuci piring selama 10-15 menit.
  • Gunakan sikat kawat kecil atau sikat gigi bekas untuk membersihkan kerak gosong pada lubang spuyer kuningan.
  • Keringkan sepenuhnya sebelum dipasang kembali ke kompor.

2. Setelan Damper Udara (Klep Udara) yang Tidak Pas

Di bagian bawah tungku kompor Ariston terdapat komponen corong venturi yang memiliki plat penyetel aliran udara masuk (*damper* atau klep udara). Agar api menyala biru sempurna, komposisi campuran gas LPG dan oksigen dari udara bebas harus seimbang.

Jika plat setelan udara tertutup terlalu rapat (mungkin tergeser saat proses pembersihan bawah kompor), pasokan oksigen akan berkurang drastis sehingga menghasilkan nyala api merah berjelaga.

Cara Mengatasi: Intip bagian bawah tungku kompor dan cari klep plat kecil. Nyalakan kompor, lalu geser plat penyetel udara tersebut secara perlahan hingga warna api berubah dari merah kembali menjadi biru bersih.

3. Kualitas Gas LPG yang Rendah

Terkadang, api merah bukan disebabkan oleh kerusakan kompor Anda, melainkan kualitas isi tabung gas LPG yang Anda gunakan sedang kurang baik. Tabung LPG yang hampir habis atau mengandung banyak residu minyak/air di dasarnya sering kali memicu pembakaran tidak merata dan membuat api berwarna merah kekuningan.

Solusi: Jika api merah muncul tepat setelah Anda mengganti tabung gas baru atau saat tabung gas akan habis, cobalah untuk mengetes kompor dengan tabung gas LPG yang berbeda untuk memastikan penyebabnya.

4. Burner Cup yang Sudah Aus atau Melengkung

Tungku kompor gas yang terbuat dari aluminium cor atau kuningan dapat aus, retak, atau melengkung akibat paparan suhu tinggi terus-menerus selama bertahun-tahun. Perubahan bentuk fisik ini merusak jalur pencampuran udara dan gas (*venturi effect*), yang berujung pada nyala api merah yang tidak stabil. Jika tungku sudah aus, jalan satu-satunya adalah melakukan penggantian komponen.


Kapan Harus Memanggil Jasa Servis Kompor Gas Panggilan?

Jika Anda sudah membersihkan seluruh komponen tungku kuningan dan menyetel katup udara, namun api kompor gas Ariston Anda tetap menyala merah atau bahkan terdengar bunyi berdesis yang kasar, kemungkinan terdapat penyumbatan kerak karbon di dalam pipa spuyer internal atau regulator aliran gas yang rusak.

Kami siap mendatangkan teknisi profesional ke rumah Anda untuk melakukan pembersihan menyeluruh (*overhaul*) kompor gas Ariston, pengecekan kebocoran gas, dan penggantian spare part berkualitas dengan garansi perbaikan. Melayani seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Butuh Bantuan Teknisi untuk Mengatasi Api Merah Kompor Ariston?

Kami bantu bersihkan spuyer internal, cek kebocoran gas, dan kembalikan api biru kompor Anda hari ini.

Pertanyaan Populer (FAQ)

Panci menghitam karena nyala api merah mengandung jelaga karbon akibat pembakaran gas LPG yang tidak sempurna (kurang pasokan oksigen).

Jika pembersihan burner cup dan penyetelan damper udara luar tidak berhasil mengembalikan api biru, atau jika Anda mencium bau kebocoran gas yang tajam.